Songsong Tahun Ajaran Baru, Guru SMPK 2 Harapan Ikuti Review Kurikulum dan Workshop Ekosistem Sekolah Digital

Untal-untal, 10 Juli 2026 – Dalam rangka menyongsong tahun ajaran baru yang penuh tantangan di era digital, SMPK 2 Harapan menggelar agenda tahunan penting berupa “Review Kurikulum dan Workshop Th. 2026”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 8 dan 9 Juli 2026 ini mengusung fokus utama pada upaya membangun budaya kerja yang kreatif, inovatif, serta kolaboratif di dalam ekosistem sekolah digital.

Rangkaian kegiatan pada hari Rabu, 8 Juli 2026, diawali dengan suasana khidmat melalui ibadah pagi bersama seluruh staf dan tenaga pendidik. Acara kemudian dilanjutkan dengan sapaan hangat dari Kepala SMPK 2 Harapan, sebelum dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Badung.

Sesi yang menjadi sorotan penting dalam workshop hari pertama ini adalah penyampaian sapaan dan pembinaan dari Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Yayasan Perguruan Kristen Harapan (YPKH), Dra. Ni Made Wirasmini, M.Pd.. Dalam pembinaannya, beliau memaparkan secara komprehensif arah kebijakan yayasan ke depan. Penekanan kebijakan YPKH difokuskan pada penguatan mutu pendidikan berbasis karakter kristiani yang adaptif terhadap digitalisasi, sehingga sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan mampu melahirkan inovasi pembelajaran tanpa kehilangan jati diri dan nilai kearifan lokal.

Setelah pemaparan arah kebijakan yayasan, agenda diteruskan dengan pemaparan rancangan Kurikulum SMPK 2 Harapan Tahun 2026. Memasuki sesi siang, Pengawas Pembina SMPK 2 Harapan, Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga, M.Pd., hadir memberikan pembinaan intensif untuk memastikan seluruh perangkat pembelajaran pendidik memenuhi standar mutu akademis yang optimal.

Keseruan workshop berlanjut pada hari Kamis, 9 Juli 2026. Usai pembukaan dan doa pagi oleh Kepala Sekolah, para guru langsung diarahkan untuk mengikuti sesi peningkatan kompetensi profesional yang dipandu oleh narasumber pakar, Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd..

Dr. I Ketut Kerta, M.Pd. mengisi dua sesi penuh, yakni sesi pertama pada pagi hari dan sesi kedua pada siang hari setelah jeda makan siang. Dalam lokakarya ini, beliau membedah strategi taktis bagi para guru untuk merancang ruang kelas digital yang interaktif. Fokus pembahasannya meliputi:

  • Pemanfaatan platform digital untuk mendorong kolaborasi aktif antar-siswa.
  • Penerapan metode asesmen kreatif yang efisien secara sistem digital.
  • Penyusunan proyek pembelajaran berbasis inovasi demi memacu daya kritis siswa.

Melalui pelaksanaan Review Kurikulum dan Workshop yang terstruktur ini, jajaran guru SMPK 2 Harapan kini memiliki kesiapan mental dan bekal kompetensi yang matang. Didukung oleh arah kebijakan Yayasan Perguruan Kristen Harapan yang solid, sekolah siap menghadirkan ekosistem pendidikan digital yang unggul, kreatif, dan berdampak positif bagi perkembangan seluruh siswa. (Vic)