Songsong Era Kelas Modern, Guru SMPK 2 Harapan Ikuti Workshop Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID)
Untal-untal, 21 April 2026 – Berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, SMPK 2 Harapan menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendampingan Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID). Kegiatan yang bertujuan untuk mengakselerasi kompetensi digital para tenaga pendidik ini dipandu langsung oleh Pengawas Sekolah, Bapak Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga, M.Pd.
Di era pendidikan abad ke-21, kehadiran teknologi tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama. Melalui pendampingan ini, para guru dibekali kecakapan khusus agar dapat memaksimalkan teknologi PID yang kini mulai menghiasi ruang-ruang kelas.
Sesi workshop dibuka dengan pemaparan komprehensif dari Bapak Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga, M.Pd. Beliau mengupas tuntas materi pengenalan fitur-fitur mutakhir dari Papan Interaktif Digital. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa perangkat canggih ini dirancang untuk memvisualisasikan materi pelajaran yang kompleks menjadi jauh lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Tidak hanya sebatas teori, kegiatan ini menitikberatkan pada pelatihan praktik (hands-on). Para guru secara bergantian diajarkan cara mengoperasikan perangkat, menggunakan alat tulis digital, hingga memanfaatkan fitur interaktif lainnya yang ada pada panel PID.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat workshop memasuki sesi unjuk kerja. Kegiatan tidak berjalan satu arah, melainkan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Para guru SMPK 2 Harapan ditantang untuk langsung mempresentasikan rancangan pembelajaran mereka menggunakan PID.
Menariknya, dalam presentasi tersebut, para guru diwajibkan untuk mengintegrasikan berbagai sumber belajar digital yang bersumber dari portal “Rumah Pendidikan”. Satu per satu pendidik tampil ke depan, mendemonstrasikan bagaimana mereka mengemas materi pelajaran dengan menggabungkan video edukasi, kuis interaktif, dan modul dari Rumah Pendidikan yang langsung diaplikasikan di atas layar sentuh PID.
Melalui kegiatan pendampingan dan micro-teaching digital ini, diharapkan rasa canggung terhadap teknologi dapat sepenuhnya hilang. Dengan mahirnya para pendidik SMPK 2 Harapan dalam mengoperasikan Papan Interaktif Digital serta mengeksplorasi sumber belajar daring, suasana belajar di kelas diyakini akan menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan relevan dengan gaya belajar siswa masa kini. (Vic)



