SMPK 2 Harapan Perkuat Implementasi Sistem Penjamin Mutu Pendidikan

Untal-untal, 31 Oktober 2025 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMPK 2 Harapan menyelenggarakan kegiatan pendampingan implementasi Sistem Penjamin Mutu Pendidikan. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga, M.Pd., yang memandu para pendidik dalam merancang dan menerapkan sistem penjaminan mutu yang efektif dan berpusat pada siswa.

Fokus utama dari pendampingan ini adalah menggeser paradigma penjaminan mutu dari sekadar pemenuhan administratif menjadi sebuah budaya yang hidup dalam proses belajar-mengajar. Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga menekankan bahwa sistem mutu yang sesungguhnya harus didasarkan pada Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset).

Kegiatan pendampingan ini mengupas tuntas bagaimana Pola Pikir Bertumbuh menjadi fondasi dari sistem penjaminan mutu. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Kesalahan sebagai Proses Belajar: Sistem mutu yang baik harus mendorong guru dan siswa untuk memandang kesalahan bukan sebagai kegagalan, melainkan sebagai bagian esensial dari proses belajar.
  • Peran Umpan Balik (Pujian Proses): Para guru dilatih untuk menerapkan ‘pujian proses’, yaitu memberikan apresiasi atas usaha, strategi, dan kegigihan siswa. Ini adalah intervensi kunci untuk membangun ketangguhan dan motivasi internal siswa.
  • Refleksi Berkelanjutan: Sistem penjaminan mutu yang efektif menuntut guru dan siswa untuk terus melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, kekuatan, dan tantangan yang dihadapi .

Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga menjelaskan bahwa tujuan akhir dari sistem penjamin mutu ini adalah untuk memastikan pembelajaran tidak berhenti pada pengetahuan esensial, tetapi berlanjut hingga membentuk nilai dan karakter.

Melalui implementasi sistem ini, SMPK 2 Harapan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan suportif. Lingkungan ini diharapkan dapat menumbuhkan dua jenis karakter secara seimbang: karakter performa (untuk meraih prestasi) dan karakter moral (untuk menjadi pribadi yang baik dan benar). Pendampingan ini menjadi langkah strategis sekolah untuk memastikan setiap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan berkarakter. (Vic)