Siswa SMPK 2 Harapan Jadi Duta Anti Narkoba, Implementasikan Program Remaja Anti Narkotika oleh BNN Kabupaten Badung

Untal-untal, 27 Februari 2025 – Dua siswa SMPK 2 Harapan, I Made Abhirama Pande Prasetya dan Made Averina Mieko Arta Negara, menjadi agen perubahan di sekolah mereka dengan mengimplementasikan program Remaja Anti Narkotika (RAN). Setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, keduanya kini berperan aktif sebagai duta anti narkoba bagi teman sebayanya.

Keterlibatan SMPK 2 Harapan berawal ketika sekolah ini menjadi salah satu yang terpilih secara acak untuk mengikuti program RAN dari BNN Kabupaten Badung. Abhirama dan Averina terpilih untuk mewakili sekolah karena keaktifan mereka di ekstrakurikuler KSPAN. Keduanya menjalani pelatihan intensif selama tiga hari, di mana mereka menerima materi tentang bahaya narkoba, cara pencegahan, dan peran penting remaja sebagai duta anti narkoba.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, Abhirama dan Averina merancang kegiatan implementasi aksi remaja anti narkotika di lingkungan sekolah. Berbeda dari sosialisasi formal, mereka menyajikannya dengan cara yang menarik dan interaktif, disertai dengan games edukatif dan kuis seru.

Materi yang dibawakan dalam implementasi ini mencakup pengenalan tentang Narkoba, peran BNN, sesi Pohon Ekspresi, dan cara mengenal emosi. Pendekatan ini terbukti efektif untuk menarik minat siswa lain dan menyampaikan pesan bahaya narkoba dengan lebih mudah dipahami.

Kegiatan yang diinisiasi oleh kedua siswa ini berhasil membuat siswa-siswi lainnya menjadi lebih sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Lebih dari itu, inisiatif ini juga sukses menumbuhkan semangat di kalangan siswa untuk berkomitmen pada gaya hidup sehat dan positif.

Seluruh proses pembinaan dan implementasi program ini dilakukan di bawah arahan langsung dari BNN Kabupaten Badung bersama Opy Sulaeman. (Vic)