Seminar “Sekolah Bahagia, Semua Berharga” Dorong Siswa SMPK 2 Harapan Cegah Perundungan Sejak Dini
Untal-untal, 31 Oktober 2025 – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan terus digencarkan oleh dunia pendidikan. Salah satunya melalui seminar bertema “Sekolah Bahagia, Semua Berharga” yang digelar di SMPK 2 Harapan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Giri Semara Hypno, seorang Dosen UPMI Bali sekaligus hipnoterapis yang dikenal aktif mengkampanyekan pendidikan berkarakter dan pencegahan tiga dosa besar pendidikan: perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.
Dalam paparannya, Giri Semara Hypno mengajak para siswa untuk memahami bahwa kebahagiaan sekolah tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh hubungan yang sehat antar warga sekolah atau sering kita dengar dengan istilah School Well Being.
“Sekolah bahagia tercipta ketika setiap siswa merasa berharga, dihargai, dan bebas dari rasa takut. Tidak ada tempat bagi perundungan di sekolah yang bahagia,” ujar Giri Semara dalam sesi motivasinya.
Melalui sesi interaktif dan refleksi singkat, para peserta diajak mengenali bentuk-bentuk perundungan, baik fisik, verbal, maupun digital, serta belajar cara menjadi upstander — yaitu orang yang berani membela dan melindungi teman yang menjadi korban.
Kepala Sekolah I Ketut Rako Junaedi, S.S, M.Pd menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Kami berharap seminar ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya positif di sekolah. Setiap anak berhak merasa aman dan bahagia saat belajar,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan akhir sesi dialog bathin melalui self talk positif di mana para siswa diajak untuk bedialog dalam diri betapa pentingnya diri yang berharga, penghrgaan positif, membayangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih, aman dan bermakna.
Dengan semangat “Sekolah Bahagia, Semua Berharga”, acara seminar ditutup dengan ajakan dan cara mencegah perundungan dengan cara “SAYA” S = Saling menghargai, A = Ajak berteman, bukan mengejek, Y = Yakinkan diri Untuk berkata STOP Bullying, A = Ayo bantu teman yang di bullying. “Sekolah Bahagia tidak hanya IMPIAN, tapi pilihan setiap hari” (Ros)








