Perkuat Sinergi Pendidikan, SMPK 2 Harapan Undang Orang Tua/Wali Siswa Bahas Program Sekolah dan Hasil Psikotes
Dalung, 21 Agustus 2026– SMPK 2 Harapan menyelenggarakan pertemuan koordinasi dengan mengundang seluruh orang tua/wali siswa bertempat di Aula SMK Wira Harapan. Pertemuan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan agenda program kerja sekolah sekaligus memaparkan hasil pemeriksaan psikotes peserta didik.
Rangkaian acara dibuka dengan pemaparan dari jajaran pimpinan sekolah mengenai arah kebijakan, target akademis, serta program pembentukan karakter siswa untuk tahun ajaran berjalan. Pihak sekolah menyampaikan berbagai agenda prioritas, mulai dari pengembangan kegiatan ekstrakurikuler, kesiapan asesmen, hingga penerapan kedisiplinan dan nilai-nilai kebiasaan positif di lingkungan sekolah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan adanya keselarasan pemahaman antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung seluruh proses belajar mengajar siswa.
Agenda utama dilanjutkan dengan pemaparan serta penyerahan dokumen hasil pemeriksaan psikotes (psychological test) yang telah diikuti oleh para siswa sebelumnya.
Dalam sesi ini, pihak sekolah—bekerja sama dengan tim psikolog dan Guru Bimbingan Konseling (BK)—memberikan penjelasan umum mengenai cara membaca dan memanfaatkan data hasil tes tersebut. Beberapa poin utama yang tertuang dalam laporan psikotes meliputi:
- Pemetaan Potensi Kognitif: Tingkat kemampuan intelektual dan daya tangkap belajar siswa.
- Gaya Belajar (Learning Style): Identifikasi kecenderungan modalitas belajar anak (visual, auditori, atau kinestetik).
- Profil Kepribadian & Emosi: Gambaran kemandirian, penyesuaian sosial, serta tingkat konsentrasi peserta didik.
- Minat dan Bakat: Pemetaan awal kecenderungan potensi pengembangan diri siswa ke depan.
Usai pemaparan umum, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan konsultasi langsung antara orang tua/wali siswa dengan wali kelas serta tim BK. Melalui tatap muka ini, orang tua dapat mendiskusikan kondisi spesifik putra-putrinya berdasarkan hasil psikotes serta capaian di kelas.
Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat mempererat komunikasi dua arah antara sekolah dan rumah, sehingga setiap peserta didik mendapatkan pendampingan belajar dan pengasuhan yang sesuai dengan karakteristik serta potensi individunya. (Vic)






