Pesta Demokrasi Pelajar: Adu Gagasan Tesalonika dan Aryana Warnai Pemilihan Ketua OSIS SMPK 2 Harapan

Untal-untal, 14 Januari 2026 – Suasana demokrasi terasa kental menyelimuti lingkungan SMPK 2 Harapan pagi ini. Seluruh siswa, guru, dan staf berkumpul untuk menyaksikan momen puncak dari rangkaian pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti terbaru, yakni penyampaian orasi visi dan misi oleh para kandidat.

Tahun ini, persaingan menuju kursi nomor satu OSIS mengerucut pada dua nama siswa berprestasi yang siap membawa perubahan positif. Mereka adalah Tesalonika Imany Widjana dari kelas VIII E sebagai Calon Nomor Urut 1, dan I Komang Gede Aryana Putra dari kelas VIII G sebagai Calon Nomor Urut 2.

Acara dimulai dengan orasi dari Calon Nomor Urut 1, Tesalonika Imany Widjana. Dengan gaya bicara yang tenang namun tegas, siswi kelas VIII E ini memaparkan visinya untuk mewujudkan  OSIS sebagai ruang aman untuk berpendapat, bertumbuh, dan berani jadi diri sendiri.

“OSIS bukan hanya tentang proker (program kerja), tapi tentang keluarga dan kolaborasi. Saya ingin setiap siswa SMPK 2 Harapan merasa didengar dan memiliki ruang untuk menyalurkan bakatnya, baik akademik maupun non-akademik,” ujar Tesalonika yang disambut tepuk tangan meriah dari para pendukungnya. Ia menekankan program-program yang berbasis kreativitas digital dan kepedulian lingkungan.

Tak kalah bersemangat, Calon Nomor Urut 2, I Komang Gede Aryana Putra, tampil percaya diri di hadapan audiens. Siswa kelas VIII G ini membawa OSIS menjadi organisasi yang berkualitas berlandaskan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Satu hati, satu semangat, demi SMPK 2 Harapan yang lebih maju! Saya berkomitmen untuk mempererat persaudaraan antar-angkatan dan mengaktifkan kembali kegiatan-kegiatan yang membangun karakter serta sportivitas,” seru Aryana dengan lantang. Visinya berfokus pada penguatan karakter siswa dan kegiatan ekstrakurikuler yang lebih dinamis.

Pemilihan Ketua OSIS ini bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan sarana edukasi politik dan demokrasi bagi para siswa. Kepala Sekolah SMPK 2 Harapan (bisa ditambahkan nama jika ada) menyampaikan apresiasinya terhadap kedewasaan berpolitik yang ditunjukkan oleh kedua kandidat dan para pendukungnya.

“Siapapun yang terpilih nanti, baik Tesalonika maupun Aryana, mereka adalah putra-putri terbaik sekolah ini. Yang terpenting adalah semangat untuk melayani dan memajukan sekolah kita tercinta,” ungkap salah satu guru pembina OSIS. Setelah sesi orasi dan tanya jawab yang kritis, para siswa diarahkan untuk memberikan hak suaranya secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.