SMPK 2 Harapan Bekali Orang Tua Murid Kelas 7 dengan Informasi Holistik, dari Kurikulum hingga Psikotes

Dalung, 28 Agustus 2025 – SMPK 2 Harapan menyelenggarakan pertemuan komprehensif dengan para orang tua/wali murid kelas 7 yang bertempat di aula SMK Wira Harapan. Acara ini bertujuan untuk membangun sinergi antara sekolah dan rumah dengan memaparkan program akademik, kesehatan, hingga pemahaman psikologis siswa secara menyeluruh.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Elly Kharisma Sudarma, M.Pd., yang menjelaskan secara rinci mengenai struktur kurikulum dan program-program unggulan sekolah untuk tahun ajaran baru. Dalam kesempatan tersebut, para orang tua juga mendapatkan pengenalan mengenai jenjang pendidikan lanjutan di SMK Wira Harapan, memberikan gambaran jalur pendidikan masa depan bagi putra-putri mereka.

Selanjutnya, sesi diisi oleh program “Teens Talk English” yang dibawakan oleh Putu Setiawati dari English Club Indonesia. Beliau menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris praktis untuk menghadapi tantangan global. “Hari ini, dunia sudah berubah. Anak yang bisa bahasa Inggris sejak dini akan lebih percaya diri, lebih mudah menyerap informasi global, dan lebih siap menghadapi masa depan,” ujarnya. Program ini menawarkan metode belajar interaktif yang fokus pada praktik percakapan untuk membangun kepercayaan diri siswa.

Sesi berikutnya membahas kesehatan siswa, di mana perwakilan dari Puskesmas Kuta II menyosialisasikan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Anak Sekolah. Program ini merupakan layanan pemeriksaan yang ditujukan bagi anak usia 7-17 tahun dan akan dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2025. Lingkup pemeriksaan mencakup status gizi, anemia, gula darah, kesehatan mata, telinga, gigi, hingga skrining kesehatan reproduksi. Orang tua diinformasikan bahwa pendaftaran akan dilakukan secara digital melalui aplikasi Satu Sehat Mobile atau WhatsApp, dan mereka perlu mengisi kuesioner skrining mandiri serta Sebagai penutup, perwakilan dari Psikologi Pelita Multi Talenta memberikan penjelasan mendalam mengenai hasil psikotes yang telah diikuti para siswa. Orang tua dibantu untuk memahami potensi putra-putri mereka melalui berbagai aspek, seperti:

  • Taraf Kecerdasan (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ), Sosial (ScQ), dan Spiritual (SQ).
  • Kecerdasan Majemuk terkuat yang dimiliki anak, misalnya interpersonal, kinestetik, atau intrapersonal.
  • Gaya Belajar dominan siswa, apakah Kinestetik, Auditif, atau Visual.

Penjelasan ini bertujuan agar orang tua dapat mendukung proses belajar anak sesuai dengan karakter dan potensi unik mereka. Pertemuan ini sukses membekali orang tua dengan pandangan 360 derajat mengenai perkembangan anak mereka di SMPK 2 Harapan, memperkuat kemitraan dalam mencetak generasi yang berdaya saing. (Vic)